Selasa, 09 April 2013

PERJALANAN

Hampir 6 bulan terakhir  blog kesayanganku ini enggak ku sambangi, ...semua itu disebabkan dengan kesibukan demi kesibukan terus mengalir ....dari satu kegiatan ke kegitan lainnya, dari satu bisnis ke bisnis lainnya dan dari satu pengalamn ke pengalaman lainnya,..... bahkan satu bulan terakhir kesibukan ku semakin mempunyai intensitas yang tinggi,.... seperti juga planing yang sdh aku tetapkan beberapa tahun yang lalu.....ketika rotasi kehidupanku berputar, siklus sepuluh tahunan perjalanan usiaku kini ,  maka sekenarionya baru yang sudah kurencanakan lama,  ingin aku implementasikan...alhamdulliah keinginan punya bisnis yang tidak terlalur menguras tenaga n pikiiran, sekaligus ditambah dengan punya waktu yang fleksible untuk jalan-jalan manjelajah dari satu kota ke kota, dari kampung kekampung lainnya, kini bisa aku lakukan,ya, hampir 1 bulan aku melanglang kesebahagian  pulau kalimantan dari Kalimantan Timur terus menysusr Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah , .......sehinggga angka yang tertera disepedo meter mobil kesayanganku Fortuner dengan angka perjalanan hampir 4000 kilometer....."wuah, masa ? sang "...... begitu kaget  pendamping kesayanganku yang menemaniku dalam perjalannan ini , ya istri kesyanganku yang sallu mengukutiku.....turut serta menyusun planing beberapa tahun yang lalu ....
Dan kini aku temukan juga sebuah bisnis baru yang cukup punya potensi baik dan bagus ,,,,yakni sebagai trading penjualan dan pembelian " batubara ".semoga menjadi berkah.....amin .........(indahnya berbagi)

Kamis, 29 November 2012

Manajemen Waktu




 -->
Pernahkah kalian menghitung waktumu setiap hari?
Digunakan untuk apa saja waktu yang ada tersebut?
Berapa sehari kita melakukan kegiatan yang positif?
 Berapa hari kerja kita hanya untuk menghayal, melamun, atau melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat?
Coba kita hitung berapa hari waktu yang ada kita gunakan untuk menonton televisi. Seringkah kita lupa dengan waktu yang dimiliki.
Berapa jamkah kita melakukan tidur sehari semalam, ya manusia dewasa normal melakukan tidur sekitar 7 sampai 8 jam sehari atau tergantung polanya.
 Termasuk beberapa slogan yang mengatakan bahwa waktu adalah uang, ada lagi yang mengatakan bahwa waktu adalah ibadah, dll.
Detik demi detik, menit demi manit, hari demi hari telah kita lalui, demikian juga tahun telah berganti tahun. Pernahkah kita evaluasi harian, bulanan atau tahunan. Itulah kebiasaan yang jarang kita lakukan untuk menengok ke belakang apa yang telah kita lakukan untuk mengevaluasi pencapaian kita.
Saya hanya menceritakan kesuksesan seseorang yang berhasil mencapai puncak karirnya pada saat sekarang. Dia saat ini sedang menduduki jabatan dewan yang terhormat di senayan, bahkan jabatan lainnya yang setahu saya seabrek dia hadapi. Bahkan jabatan calon kepala daerah tingkat satupun pun pernah dia ikuti meski hanya urutan kedua.
Dari prestasi yang hanya saya sebutkan sebagian tersebut, dengan usia yang masih sangat relatif muda untuk ukuran kita.
Pengamatan yang saya lakukan adalah kecerdasannya melakukan manajemen waktu. Begitu disiplinnya mentaati waktu yang ada sehingga waktu tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk hal yang positif.
Sudahkah kita membuat target dan menentukan waktu untuk pencapaian tersebut?
Bila belum cobalah kita mulai dari sekarang membuat target kita untuk jangka pendek;
misalnya target mingguan, bulanan, dan juga target jangka panjang; seperti satu tahun kedepan atau lima tahun ke depan.
Taatilah waktu yang telah kita buat untuk mencapai target. Apa rencanamu untuk minggu ini, bulan ini, tahun ini........?
Rencanakanlah sesuatu dengan baik supaya hasilnya optimal

Sabtu, 24 November 2012

KESALAHAN


Tak ada sorangpun didunia ini yang ingin dengan sengaja untuk berbuat kesalahan. Bahkan tak akan pernah kita jumpai sebuah buku yang menulis tentang cara-cara untuk berbuat kesalahan. Dan tak seorangpun senang setiap ia berbuat kesalahn. Setiap manusia ingin berbuat dengan benar dan lepas dari stiap  kesakahan. Sebab akibat dari sebuah kesalahan semua pekerjaan, atay sdbuah hubungan menjadi berantakan.
Namun bagiman bila seseorang yang telah berbuat salah dan ia tidak menyadari tentang kesalahannya, bahkan tak mengakui akan kesalahannya,dan kecenderungan orang yang beburt salah dan tidak mau menyadari dan mengakui, biasanya akan selalu dan kembali membuat kesalahannya lagi.Tetapi apabila seseorang, kkita ia brbuat salah dan ia dapat menyadari dan mengakui ksalahan yang telah ia perbuat  maka orang lain tentu akan menunjukan kesalahan yang ia lakukan. Dengan demikian dikemudian hari ia dapat mnghindari keslahan berikutnya, dan ia dapat belajar dari kesalahannya. Bagaimana mungkin orang lain akan membantu dari kesalahannya dan memeberikan jalan keluar apabila  dia sendiri tidak  mau menyadari dan mengakui  kesalahanya. Banyak sakali orang yang senang menyembunyikan kesalahnnya, dan tidak mau berterus terang kepada orang lain. Bagaimanapun juga kita mesti belajar untuk mengakui bahwa kita sebagai manusia adalah tergolong pada mahluk yang hidup dalam masyarakat. Ada orang lain yang perlu kita mintai pertolongan.
Sebagai orang yang hidup bermasyarakat dan sebagai mahluk social, memang  kitasangat  mebutuhkan orang lain untuk dapat mmbantu kita  mencapai tujuan yang kita harapkan. Seorang peminpin membutuhkan bawahan untuk mmbantu dalam mncapai tujuannya, seorang suami membutuhkan seorang istri untuk dapat disebut sebuah keluarga, dalam mnggapai kehidupannya. Kita tidak akan dapat memecahkan kesulitan sendiri, kita membutuhkan orang lain untuk mencapai apa yang kita inginkan, dan mencari jalan untuk kluar apabila didalam pjalanannya ditemui masalah2 yang mnhadang.
Banyak orang didalam suatu hubunganbaik dalam sebuah organisasi myarakat, bisnis bahkan keluarga  yang sering ragu2 untuk membicarakan keslahannya kepada atasanya atau pimpinannya, biasanya hal ini didasari oleh rasa takut , dimarahi, dimutasi, atau takut mendapat sangsi. Ksimpulannya menyadari serta menghindari kesalahan dengan segala usaha dan tenaga serta mengenal berbagai jenis,  sebab macam ksalahan sangat diperlukan, namun apabila anda telah dan terlanjur berbuat kesalahan, dan ketika anda telah menyadarinya maka segeralah mengakui, agar orang lain dapat membantu anda keluar dari kesalahan itu.                         Semoga bermanfaat.

USAHA DAN DO,A


Di dalam kehidupan umat, doa adalah tumpuan hidup sehari-hari, maka tidak sedikit yang menjadikan doa itu sebagai gantungan dalam hidupnya. Hal ini dapat kita lihat dan kita rasakan di saat seseorang atau sekelompok orang akan memulai suatu usaha atau pekerjaan, hati mereka secara spontanitas langsung berbisik, semoga Tuhan memberikan kemudahan serta keberhasilan sebagaimana yang mereka harapkan.
Ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh dan peranan do’a dalam kehidupan manusia di dunia ini. Hal ini diakui oleh Rasulullah dalam sabdanya, “Doa itu adalah mukhul (penggerak) ibadah (kegiatan hidup setiap manusia)“.
Berdasarkan petunjuk di atas, maka doa dapat kita simpulkan ke dalam dua kerangka, Pertama, mengikuti sunnah Allah dan Rasul-Nya, sedangkan kerangka kedua adalah doa itu suatu cita-cita hidup bagi yang berdoa.
Dalam upaya pembentukan pribadi yang kokoh dan kuat dalam menghadapi berbagai peristiwa yang sulit, dan rintangan-rintangan yang sukar diatasi, maka doa dan iman merupakan benteng yang kokoh dan kuat untuk mengatasinya.
Dengan demikian pribadi seseorang tidak mudah menjadi ambruk, akan tetapi dapat bergerak secara sadar dan tetap berpijak pada kaidah-kaidah kebenaran dan nilai-nilai moral. Demikian janji Allah kepada orang-orang yang selalu mengkikuti petunjuk-petunjuk-Nya dan bersabar (QS. Al-Maidah [5]: 69, QS. Ali Imran [3]: 120, QS. Al-Ahqaf [46]: 13).
Keyakinan bahwa tidak ada kekuatan yang mampu mencelakakan dirinya tanpa seizin Allah, dankeyankianbahwapertolongan Allah sangat dekat kepada orang-orang yang selalu mematuhi dan mentaati perintah-perintah Allah dan Rasul-Nya, inilah inti dan tujuan pokok dalam berdoa. untuk itu doa berfungsi sebagai penggerak atau motor meningkatkan ketaatan dan kepatuhan seseorang kepada Allah.
Doa juga berfungsi sebagai penentu tujuan atau motivasi hidup yangharus dicapai dengan segala daya upaya. Sebelum berdoa seseorang harus meyakini bahwa, Allah SWT adalah Rabb bagi manusia dan satu-satunya Ilah bagi manusia.
Seseorang harus memahami benar apa itu doa, apa tujuan doa, apa hakikat doa, bagaimana etika berdoa, dan apa doa yang cocok dengan diri-diri masing-masing, sehingga ia tidak keliru dalam berdoa, atau salah posisi ketika berdialog dalam doa dengan Allah.
Rabb bagi manusia maksudnya adalah Allah sebagai Pencipta, Pengatur, Penguasa, Pendidik dan Pemiliki manusia. Posisi Allah sebagai Rabb berlaku untuk kehidupan dunia ini. Untuk itu, manusia dituntut untuk selalu patuh dan taat kepada Allah. Patuh dan taat maksudnya adalah agar manusia selalu mengikuti ketentuan-ketentuan Allah (sunnatullah) di sepanjang hidupnya di dunia ini.
Segala sesuatu yang berlaku di dunia ini, semuanya menuruti sunnatulLah dan tak satupun yang bisa keluar dari ketentuan tersebut Begitu juga dengan doa, dikabulkan atau ditolak tergantung kepada mampu atau tidaknya seseorang memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan Allah.
Sebagai contoh, bila kita berdoa agar selalu dalam keadaan sehat wal afiat, doa kita itu akan terkabul, bilamana kita mentaati ketentuan-ketentuan Allah mengenai kesehatan. Seperti Allah SWT berfirman, “maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya“. (QS. Abasa [80]: 24). Begitu juga Allah berfirman, “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkahsyaitan …” (QS. Al-Baqarah [2]: 168). Jadi, dengan memperhatikan makanan dan minuman adalah cara yang tepat untuk terkabulnya doa agar selalu sehat.
Doa adalah harapan dan cita-cita, doa adalah target hidup yang harus dicapai oleh seseorang, doa adalah taget hidup yang harus dicapai oleh seseorang, doa adalah kesadaran hidup yang harus dipelihara dan ditumbuhkan terus di dalam diri seseorang.
Perhatikan ungkapan doa berikut yang selalu dimohonkan manusia, “Ya Allah… tambahlah ilmu dan pemahaman kami tentang sesuatu. Berilah kami kehidupan yang layak di dunia dan di akhirat kelak. Anugerahkan kepada kami anak-anak yang berguna bagi nusa dan bangsa dan jadikanlah diri kami ini manusia-manusia yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain”.
Doa atau ungkapan-ungkapan seperti itu, tidak mungkin dapat dicapai oleh seseorang tanpa dibantu dengan usaha keras atau melalui perjuangan yang sungguh-sungguh untuk mencapai
nya. Allah SWT berfirman, “… Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …” (QS. Ar-Ra’d [13]: 11).
Untuk itu menempatkan Allah adalah Rabb, kemudian kita ikuti segala ketentuan-ketentuan-Nya (sunnatullah) adalah jalan yang harus dilalui dan diikuti dalam berdoa dan menempatkan Allah adalah Ilah manusia satu-satunya, kemudian lebih mengutamakan perintah dan larangan-Nya, adalah syarat mutlak untuk meraih kemenangan dan kedamaian

Rabu, 21 November 2012


 MENGAWALI KESUKSESAN

Awal dari sebuah kesuksean adalah diawali dengan senyum....dan dilanjutkan dengan semangat yang tinggi atau mempunyai motivasi yang tinggi yang selalu membara dan bergelora untuk mengapai kesuksesan. Lalu bagaimana agar kita bisa mencapai pada posisi semangat yang mengelora dan membara ?. seperti yang selalu dikatakan oleh banyak ahli, bahwa “hidup kita adalah pikiran kita “  jadi untuk mencapai itu kita harus menata pola pikir kita. Pola pikir harus didasari oleh kenyataan dan fakta bahwa orang2 sukses baik ditingkat dunia maupun di Indonesia, juga berasal dari orang biasa-biasa saja, sama seperti saya , anda juga  kebanyakan dari kita semuanya. Dengan adanya pemikiran yang kita akui tersebutlah kita dapat memulai menata pemahaman yang demikian, sehingga tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak dapat meraih kesuksesan “jadi sukses itu memang milik kita “ bukan hadiah dari orang lainnya.
Kita meski meyakini bahwa Tuham YME memberikan sarana dan kesempatan yang sama bagi setiap makluknya untuk menjadi apa saja yang dikehendaki. Jadi semua terserah anda. Jika ingin sukses kita harus meyakini untuk menjadi sukses dan fokus pada tujuan yang ingin kita capai, disertai dengan kerja keras , dan tak lupa harus memohon pada Tuhan agar apa yang sedang kita lakukan dapat tercapai ...Amin ( indahnya berbagi

Jumat, 19 Oktober 2012

PENOLAKAN MENCIPTAKAN KREATIVITAS

Peneliti mengatakan, jangan pernah patah semangat saat merasakan penolakan, karena penolakan adalah tiket untuk meningkatkan kreativitas. Pernyataan ini diungkapkan oleh peneliti dari Cornell and Johns Hopkins University menunjukkan bahwa orang yang ditolak atau gagal dapat merasakan peningkatan kreativitas, bahkan sukses secara komersial melalui pemikiran yang tidak mengikuti arus.

Hipotesis mereka dibuktikan dengan serangkaian percobaan dengan orang yang telah mengalami penolakan secara sosial. Untuk orang yang berpikir secara independen, penolakan menginspirasi mereka untuk melaksanakan tugas dengan cara yang lebih kreatif.
Akan tetapi, penelitian ini baru dicoba pada segelintir orang. Konsekuensi dari penolakan bisa menjadi mengakibatkan reaksi yang negatif. Penelitian mereka hanya bertujuan untuk menunjukkan bahwa penolakan sosial dapat menciptakan cara berpikir yang baru, bagi sebagian orang. ( indahnya berbagi )

Kamis, 20 September 2012

BESI DAN GUNUNG


Rosulullah SAW bersabda: ”Tatkala Allah menciptakan bumi, bumi tersebut bergoyang-goyang, maka Allah pun menciptakan gunung-gunung kalau Allah lemparkan gunung-gunung tersebut di atas bumi maka tenanglah bumi. Maka para malaikatpun terkagum-kagum dengan ttpenciptaan gunung, mereka berkata, ”Wahai Tuhan kami, apakah ada dari makhluk Mu yang lebih kuat dari gunung?” Allah berkata, “Ada yaitu besi”. Lalu mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada dari makhlukMu yang lebih kuat dari besi?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu api.”, mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhluk Mu yang lebih kuat dari pada api?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu air”, mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhlukMu yang lebih kuat dari pada air?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu air” mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhlukMu yang lebih kuat dari pada air?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu angin” mereka bertanya (lagi), ”Wahai Tuhan kami, apakah ada makhlukMu yang lebih kuat dari pada angin?”, Allah menjawab, ”Ada yaitu seorang anak Adam yang bersedekah dengan tangan kanannya lalu dia sembunyikan agar tidak diketahui tangan kanannya”. Diriwayatkan oleh Imam Ahamad dalam Musnadnya 3/124 dari hadits Anas bin Malik. Berkata Ibnu Hajar, ”Dari hadits Anas dengan sanad yang hasan marfu’” (Al-Fath 2/191).

Sungguh benar orang yang berkata, “Jangan heran kalau engkau melihat seorang yang bisa jalan di atas air, karena syaitan juga bisa berjalan di atas air. Janganlah heran kalau engkau melihat seorang yang berjalan terbang diudara, karena syaitan juga bisa terbang di udara. Tapi heranlah engkau jika engkau melihat seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya namun tangan kirinya tidak mengetahuinya, karena syaitan tidak bersedekah (apalagi dengan ikhlas) (Untaian kalimat ini, penulis tidak mengetahui siapa yang mengucapkannya. Namun penulis pernah mendengarnya dari seorang petugas penjaga mushola dikapal laut, tatkala menyampaikan nasehat pada awak penumpang kapal. Mungkin saja dialah yang mengucapkan perkataan ini pertama kali. Namun bagaimanapun perkataan ini benar maknanya jika ditinjau dari kacamata syar’i, Wallahu A’lam).

Ingat perkataan Ibnul Qoyyim, “Tidaklah akan berkumpul keikhlasan dalam hati bersama rasa senang untuk dipuji dan disanjung dan keinginan untuk memperoleh apa yang ada pada manusia kecuali sebagaimana terkumpulnya air dan api…” (Fawaid Al-Fawaid, Ibnul Qoyyim, tahqiq Syaikh Ali Hasan, hal 423). Wahai Dzat yang membolak-balikan hati-hati (manusia) tetapkanlah hatiku di atas agamaMu

Allah berfirman, yang artinya:
“Jika kalian menampakkan sedekah kalian maka itu adalah baik sekali. Dan jika kalian menyembunyikannya dan kalian berikan kepada orang-orang fakir maka menyembunyikanya itu lebih baik bagi kalian. Dan Allah akan menghapuskan dari kalian sebagian kesalahan-kesalahan kalian, dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan” (QS. Al-Baqoroh: 271).