Sebuah Renungan
Pagi
tadi saya menerima Black berry Masanger ( pesan
BBM ) dari seorang teman yang isinya
cukup baik yang saya anggap juga mempunyai nilai renungan yang dalam sebagai bahan berfikir bagi saya sebagai
insan untuk mempertimbangan suatu pilihan dari banyak pilihan dalam hidup, apa
lagi terkait dengan pilihan yang mengadung persoalan rumit dari sebuah hubungan
antar manusia, baik sebagai sahabat , tetangga, juga sebagai keluarga,………isi BBM tersebut sebagai sebagai berikut :...................
Apa
jawaban anda ?
Ketika
suatu saat Anda sedang menyetir mobil sedirian dengan mobil kecilmu. Ditengah malam
buta , saat itu hujan turun dengan sangat hujan lebat dengan kilatan petir dan guntur
yang menggelegar., juga agak jauh dari perumahan penduduk.
Akan
tetapi tiba-tiba, mobil anda dihentikan oleh 3 orang yang sangat mengharap,
tumpangan :
Orang pertama : perempuan tua
yang sedang sakit dan sekarat, butuh bantuan darurat.
Orang
kedua seorang teman seperjuangan lama , yang pernah menyelamat hidup and, dan.....
Orang ketiga : seorang partner yang sangat sempurna yang sesuai dengan impian
anda sebagai pemndamping hidup anda ? Menurut anda orang yang mana yang akan
anda pilih, untuk ikut dalam mobil anda, sebab mobil anda hanya menyisakan
bangku untuk 1 orang
.
Pikirkanlah
baik 2 sebelum anda mnelanjutkan cerita ini :
Memang sebuah delima moral, dalam memilih hal yang baik dari yang terbaik
bagi kepentingan kemanusiaan dan pilihan hidup anda ?......apakah anda akan
memilih : …………….
Pertama
membawa wanita tua , karena membutuhkan pertolonbgan darurat ( dia tidak
mempunyai waktu untuk menunggu lebih lama ),
Atau
kedua memilih teman lama yang pernah meyelamatkan hidup anda, saat ini adalah
waktu yang tepat untuk membalas jasa
baginya.
Atau
bahkkan anda akan memilih yang ketiga. Yakni memil;ih partner yang sempurna,
sebagai calon untuk mendampingi perjalannan hidup anda.
Tentu,
banyak yang memperkirakan jawabannya adalah kita akan memilih yang terbaik
sebagai pilihan idealis atau menurut mereka , dan pilihan itu jatuh pada
pilihan pertama, demi kemanusiaan akan
lebih memilih wanita tua itu untuk lebih diselamatkan dahulu.
Para
sahabat tentu anda sangat setuju dengan pilihan tersebut .
Tetapi
ada satu pilihan atau jawaban yang
sangat mengejutkan, dari seorang anak muda pada BBm tersebut , yang juga mengagetkan saya begini
jawabannya :
Saya
akan memberikan kunci mobil saya kepada teman lama saya yang pernak
bersama-sama berjuang, dan pernah menolong hidup saya, dan dia akan saya minta
bantuan untuk menolong waita tua yang sedang sekarat itu, dan mambawanya kerumah sakit terdekat agar wanita
itu dapat tertolong, selanjutanya saya akan berdiri mendampingi partner yang saya anggap sesuai dengan pilihan untuk mendampingi
hidup saya kelak, sambil menungggu tumpangan yang lewat, atau sekembalinya
teman saya mengantarkan waita tua itu.
Some
time, we gain more if we are able to give up our stubborn thought limitations.
Never
forget to “Tink of Outside of the Box.
Sahabatku
sejogyanyalah kita belajar secara bijak dalam menanggapi persoalan dalam hidup
ini agar kita dapat memberikan suatu jalan yang baik dari yang terbaik
bagi semua persoalan hidup kita dalam hubungannya dengan keluarga ,
sahabat, dan masyarakat sekitar kita. Bijaklah dalam memberikan solusi ……..
(indahnya
berbagi)