Kamis, 10 November 2011

KEARIFAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN

Sebuah Renungan 


Pagi tadi saya menerima  Black berry Masanger   ( pesan BBM ) dari seorang teman  yang isinya cukup baik yang saya anggap juga mempunyai nilai renungan yang dalam  sebagai bahan berfikir bagi saya sebagai insan untuk mempertimbangan suatu pilihan dari banyak pilihan dalam hidup, apa lagi terkait dengan pilihan yang mengadung persoalan rumit dari sebuah hubungan antar manusia, baik sebagai sahabat , tetangga, juga sebagai keluarga,………isi BBM tersebut sebagai  sebagai berikut :...................


Apa jawaban anda ?


Ketika suatu saat Anda sedang  menyetir mobil  sedirian dengan mobil kecilmu. Ditengah malam buta , saat itu hujan turun dengan sangat hujan lebat dengan kilatan petir dan guntur yang menggelegar., juga agak jauh dari perumahan penduduk.

Akan tetapi tiba-tiba, mobil anda dihentikan oleh 3 orang yang sangat mengharap, tumpangan :             

Orang  pertama : perempuan tua yang sedang sakit dan sekarat, butuh bantuan darurat.

Orang  kedua seorang teman seperjuangan  lama , yang pernah menyelamat hidup and, dan.....
Orang  ketiga : seorang partner yang sangat sempurna yang sesuai dengan impian anda sebagai pemndamping hidup anda ? Menurut anda orang yang mana yang akan anda pilih, untuk ikut dalam mobil anda, sebab mobil anda hanya menyisakan bangku untuk 1 orang 
.

Pikirkanlah baik 2 sebelum anda mnelanjutkan cerita ini : 


Memang  sebuah delima moral,  dalam memilih hal yang baik dari yang terbaik bagi kepentingan kemanusiaan dan pilihan hidup anda ?......apakah anda akan memilih  : …………….
Pertama membawa wanita tua , karena membutuhkan pertolonbgan darurat ( dia tidak mempunyai waktu untuk menunggu lebih lama ),
Atau kedua memilih teman lama yang pernah meyelamatkan hidup anda, saat ini adalah waktu yang tepat untuk  membalas jasa baginya.
Atau bahkkan anda akan memilih yang ketiga. Yakni memil;ih partner yang sempurna, sebagai calon untuk mendampingi perjalannan hidup anda.
Tentu, banyak yang memperkirakan jawabannya adalah kita akan memilih yang terbaik sebagai pilihan idealis atau menurut mereka , dan pilihan itu jatuh pada pilihan pertama, demi kemanusiaan akan  lebih memilih wanita tua itu untuk lebih diselamatkan dahulu.


Para sahabat tentu anda sangat setuju dengan pilihan tersebut .
Tetapi ada satu pilihan atau jawaban  yang sangat mengejutkan, dari seorang anak muda pada BBm  tersebut , yang juga mengagetkan saya begini jawabannya :


Saya akan memberikan kunci mobil saya kepada teman lama saya yang pernak bersama-sama berjuang, dan pernah menolong hidup saya, dan dia akan saya minta bantuan untuk menolong waita tua yang sedang sekarat  itu, dan  mambawanya kerumah sakit terdekat agar wanita itu dapat tertolong, selanjutanya saya akan berdiri  mendampingi partner  yang saya anggap sesuai dengan pilihan untuk mendampingi hidup saya kelak, sambil menungggu tumpangan yang lewat, atau sekembalinya teman saya mengantarkan waita tua itu.


Some time, we gain more if we are able to give up our stubborn thought limitations.
Never forget to “Tink of Outside of the Box.


Sahabatku sejogyanyalah kita belajar secara bijak dalam menanggapi persoalan dalam hidup ini agar kita dapat memberikan suatu jalan yang baik dari yang  terbaik  bagi semua persoalan hidup kita dalam hubungannya dengan keluarga , sahabat, dan masyarakat sekitar kita. Bijaklah dalam memberikan solusi ……..
(indahnya berbagi)

Senin, 07 November 2011

KOMITMEN


Ada dua orang gadis kecil yang telah menjadi sahabat karib dan  tinggaal disebuah desa dikaki gunung  yang terpencil . sambil bermain setiap hari kedua gadis tersebut mempunyai kebiasaan menanam bunga-bunga tulip dibawah kaki gunung tersebut. Kebiasaan ini telah mereka lakukan hingga bertahun-tahun. Pada suatu ketika  salah satu gadis itu pindah dari desa tersebut karena mengikuti orang tuanya kekota yang sangat jauh. Sehingga hubungan kedua gadis itu terputus. Dua puluh lima tahun telah berselang , tiba-tiba gadis kecil yang dulu itu telah tumbuh menjadi dewasa, dan teringat akan masa kecilnya didesa dan berkeinginan menengok desanya. Sesampainya didesanya yang  dulu dihuninya betapa kagetnya ia mendapati hamparan bunga tulip yang berwarna-warni begitu sangat banyaknya. Dan betapa lebih kagetnya ia ketika mengetahui pemilik kebun bunga itu adalah sahabatnya yang dulu .Kebun itu dipenuhi oleh lebih dari 30 ribu bunga tulip yang sangat indah. Betapa kagetnya ia mendengar cerita dari sahabatnya bahwa ternyata selama 30 tahun ini, sahabatnya itu berkomitmen untuk terus menanam satu tangkai bunga tulip pada setiap harinya dan inilah hasil jerih payahnya selama ini. Wanita kota itu merenung dan berkata dalam hati “ apa yang akan saya capai jika saya secara tekun mengerjakan sesuatu tujuan hidup saya secara konsisten selama 30 tahun ??? “ mengetahu apa yang apa yang sedang ada dipikiran temannya, wanita desa yang sederhana itu tersenyum dan berkata : “ jangan terlalu lama berfikir sahabatku, lakukanlah saja sekarang apa yang menjadi panggilan hatimu, maka suatu saat nanti engkau akan tercengang melihat hasilnya nanti , lakukanlah saja …“
Sahabatku semua…….. memang benar apa yang diakatakan oleh wanita desa dalam kisah tersebut diatas, tidak ada gunanya untuk memikirkan apa yang belum anda lakukan dan kerjakan, selain mengambil sikap dan berkomitmen untuk mengambil; tindakan saat ini juga.
Hidup ini bagaikan musim yang selalu berganti “ terkadang  sukses sangat mudah menghampiri kita, demikian juga kegagalan , maka sebaiknya jangalah kita terlena dan tercenung untuk memikirkannya pastikan  anda akan naik kejenjang berikutnya , satu hal yang perlu  dan kita butuhkan adalah sikap positif dalam mengartikan kegagalan dalan setiap kesempatan usaha anda. Pelajaran dari dua sahabat tersebut diatas mengingatkan kita untuk terus membuat ekspektasi-ekspektasi positif dalam kehidupan kita. Ambilah tindakan, sekecil apapun, sekarang juga dengan penuh komitmen, niscaya anda akan takjub dengan pencapaian anda
( indahnya berbagi )