Beberapa hari ini warga kota
Bontang dusuguhi oleh berita yang kurang sedap, di berapa media yang terbit di
Kalimantan Timur. Yakni mengenai persoalaan antara beberapa kontraktor dengan
pemerintah. Menegenai pembayaran 20 proyek dengan nilai Rp 22 milyar lebih,
yang anehnya konon proyek tersebut tanpa spk ( surat perintah kerja ) pada
tahun anggaran 2007. Pemerintah mengatakan tidak ada dasar untuk melakukan
pembayaran , sedangkan DPR (Dewan
Perwakilan Rakyat) , tidak dapat melakukan apa-apa, lalu Kontraktor mengancam
membongkar proyek tersebut kalo pemerintah tidak mau membayar, ..dan lagi
masyarakat akan melakukan perlawanan apabila proyek tersebut dibongkar.
Nahhhh…..loh……. ? , kalo di
permainan sepak bola itu namanya blunder ???, yang bisa berakibat terjadinya
goolll…….dan mengakibatkan kalah ? ……..siapa
yang salah ??????? Pemerintah
( sebagai penyelenggara pemerintahan, DPR sebagai pengawas (fungsi
pengawasan ), Kontraktor sebagai pelaksana dan masyarakat sebagai pengguna
proyek ………..jawabnya wallalahu alam .
Oke ..sesungguhnya saya tidak
akan membahas tentang berita miring tersebut diatas , …dan bagaimana hasilnya
nanti mari sama-sama kita lihat.
Berbicara tentang salah atau benar,
itu memang sangat sulit untuk ditentukan, sebab salah dan benar
itu, menurut saya ibarat dua sisi mata uang yang sangat
tipis perbedaanya, dalam menilai suatu masalah itu ada dua sarana untuk dapat
memutuskan penialaian tentang salah dan benar, yakni dengan akal ( pikiran ) juga
hati (perasaan), padahal pikiran dan
perasaan sesorang itu sangat sulit diketahui (tersembunyi) , oleh karenanya dalam
menilai sesuatu, bisa saja ketika sesorang menilai atau menentukan kadar salah
atau benar dari suatu masalah itu dengan sedikit saja ada kecenderungan
keberpihakan, maka hasilnya sdh dapat ditebak……….. tentu sangat subyektif.
Namun ada juga sebagain orang yang
mengatakan bahwa penilaian salah dan
benar itu adalah tergantung dari sudut pandang ( persepsi ) seseorang. Suatu benda yang mempunyai
bentuk dan ukuran yang sama , jika dilihat dari beberapa sudut atau tempat
yang berbeda, maka persepsi anda juga akan berbeda, tentu hasilnya berbeda ....... ada suatu kisah tentang
persepsi :
Ada seorang mandor dalam suatu
perusahaan berkeliling pabrik dan mengontrol serta mengawasi karyawannya.
Tiba-tiba ia melihat seorang karyawan sedang duduk sambil mengangkat kakinya
diatas meja kecil. Sang mandor berdehem, berusaha untuk menegur karyawannya
dengan cara halus, namun entah karena suara kegaduhan dalam pabrik ? sang
karyawan tidak mendengar dan mengindahkan sang mandor. Sang mandor mencoba
untuk berdehem lagi lebih keras, namun sang karyawan pun tidak bereaksi. Maka sang
mandor menjadi sangat marah, dan langsung menendang meja kecil yang menjadi
tumpuhan kaki si karyawan tadi, hingga terbalik. Sambil menangis menahan sakit,
karyawan sambil berkata, “ aduhhh…mengapa
bapak menendang meja ini ??….saya sedang menunggu ambulan sebab saya baru saja
mengalami kecelakaan dan lihat kaki saya patah !!!! jawab karyawan sambil
menahan emosinya …….(coba anda tentukan yang salah/benar dengan kisah diatas)
Sahabat ??? salah dan benar itu
sangat tipis bedanya, konon salah itu manusiawi yang artinya salah itu memang milik manusia…….sebab kebenaran yang hakiki hanya
milik Tuhan YME……oleh karenanya Sahabatku ???
…..apa yang terjadi jika setiap orang atau kelompok orang, baik rumah
tangga . masyarakat, bangsa ………ketika sedang dalam bersengketa menghadapi
masalah …..dapat menempatkan diri kita, juga turut andil dalam kesalahan yang
terjadi , dan mengakuinya, lalu kita
duduk bersama …untuk mencari jalan penyelesaiannya tanpa ego tanpa emosi,
merasa benar sendiri…………maka apa yang terjadi ..lihatlah ??????
(indahnya berbagi)