Secara filosofis pilihan jalan hidup , dapat dilakukan melalui bekerja, sebab dengan bekerja dapat diperoleh beberapa hal di bawah ini:
1. mengembangkan kompetensi diri yang telah diberikan Tuhan kepada masing-masing individu yang diciptakannya;
2. memperoleh perasaan dihargai karena bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang lain.
3. memperoleh perasaan dibutuhkan orang lain dan perasaan membutuhkan orang lain.
4. terpenuhinya kebutuhan primer, sekunder dan tersier serta
5. terpernuhinya kebutuhan lanjut dalam hal kebutuhan akan gaya hidup
Dari uraian di atas tampak bahwa melalui bekerja dapatlah dipenuhi kebutuhan fisik dan psikis seseorang. Sehingga sudah tepatlah adanya pernyataan bahwa dengan bekerja seseorang dapat memenuhi tiga aspek kehidupan yakni aspek filosofis, di mana dengan bekerja seseorang baru dapat menjadi manusia, karena bekerja merupakan bentuk pengabdiannya kepada Tuhan, aspek ekonomis, bahwa dengan bekerja seseorang akan memperoleh kebutuhan ekonomisnya dan terakhir aspek sosiologis, bahwa dengan bekerja seseorang akan memiliki kedudukan dalam struktur di masyarakat.
WoIreng bloger.com merupakan blog pembaharuan dari blog sebelumnya, bertujuan untuk meretas komunikasi bagi semua teman, yang selama ini kehilangan kontak komunikasi...
Minggu, 24 April 2011
POHON TAQWA DAN BUAHNYA

Banyak ayat Al-Quran yang menyerukan agar kita bertaqwa kepada Allah, melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Sebenarnya mengapa kita perlu bertaqwa? apa yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang bertaqwa?
Bagi sebagian orang yang tidak memikirkkan adanya kehidupan setelah di dunia,mungkin tidak akan terlalu mementingkan perlu tidaknya bertaqwa kepada Allah. Namun ketika seseorang sadar benar.. bahwa akan ada kehidupan setelah mati,dan faham bahwa kualitas kehidupan nanti ditentukan oleh apa yang dilakukan selama di dunia, tentunya hanya satu pilihanya..Taqwa. Karena apa yang kita tanam itulah yang kita tuai kelak.
Apa sesungguhnya yang Allah janjikan kepada orang yang bertaqwa?
Orang yang bertaqwa dijanjikan oleh Allah :
- Al-Furqaan (pembeda)
yaitu bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil sehingga dengan ketaqwaan yang dimiliki, seseorang akan dijauhkan dari kesalahan dan terjerumusnya diri ke dalam kemaksiatan. (Qs.8:29)
- Al-Ma’raj (jalan keluar)
Dalam hidup ini akan selalu ada masalah,entah yang kaya/miskin,yang bekerja/mengganggur,yang punya anak/tidak,yang menikah/bujang.. semua merasakan masalah-masalah yang berbeda. Orang yang sholatnya dhaif,bukan hanya sekedar menunaikan kewajiban maka tidak perduli ia senang ataupun susah ia akan tetap menegakkan sholatnya.
Allah menjanjikan bahwa bagi orang-orang yang bertaqwa akan diberikan jalan keluar bagi permasalahannya. Hal ini ditunjukkan dalam Qs.2:155 -157 bahwa: " Allah berikan cobaan dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta,dan bagi orang-orang yang bersabar,mereka itulah orang yang mendapat keberkatan,rahmat dan petunjuk dari Allah."
- Al-Barokah (berkah)
Berkah itu bukan berarti banyak,boleh jadi harta yang sedikit nilainya namun karena mendapatkan berkah dari Allah maka yang sedikit itu mendatangkan banyak kebaikan sehingga hidupnya menjadi barokah. Sementara harta yang banyak tetapi tidak barokah,bisa jadi akan menjadi bumerang bagi pemiliknya,mendatangkan banyak masalah,anak yang tidak berbakti pada orang tua, penyakit yang membutuhkan biaya banyak,hidup tidak tenang,dan masih banyak seabrek kesulitan yang menaunginya.
Barangsiapa yang bersyukur dengan yang sedikit maka Allah akan tambahkan nikmatNya,dan barangsiapa yang ingkar,maka azabNya saat pedih.
- Al-Yusro (kecukupan)
Allah akan memberikan kecukupan bagi orang-orang yang bertaqwa,artinya ketika seseorang membutuhkan sesuatu, Allah akan senantiasa memberikan apa yang dibutuhkannya,sehingga ia tidak akan kekurangan.
Contohnya: seorang dengan penghasilan yang pas-pasan untuk kebutuhan sandang dan pangannya harus membayar uang buku sekolah anaknya yang jumlahnya melebihi pendapatanya. Namun ketika ia adalah muslim yang bertaqwa Allah berikan rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangka sehingga ia mampu memenuhi kebutuhan anaknya.
Semua yang dijanjikan Allah di atas adalah buah ketaqwaan selama di dunia sementara buah ketaqwaan kelak adalah rahmatNya yaitu surgaNya. Dan janji Allah tidak akan pernah ingkar…Innaka laa tukhliful mii'aad
Karenanya mari berlomba-lomba dalam kebaikan,senantiasa memohon disematkan taqwa kedalam hati kita dan langkah kehidupan kita, sehingga insyaAllah selamat dunia dan akherat,
Amin ya robbal alamin..
Banyak ayat Al-Quran yang menyerukan agar kita bertaqwa kepada Allah, melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Sebenarnya mengapa kita perlu bertaqwa? apa yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang bertaqwa?
Bagi sebagian orang yang tidak memikirkkan adanya kehidupan setelah di dunia,mungkin tidak akan terlalu mementingkan perlu tidaknya bertaqwa kepada Allah. Namun ketika seseorang sadar benar.. bahwa akan ada kehidupan setelah mati,dan faham bahwa kualitas kehidupan nanti ditentukan oleh apa yang dilakukan selama di dunia, tentunya hanya satu pilihanya..Taqwa. Karena apa yang kita tanam itulah yang kita tuai kelak.
Apa sesungguhnya yang Allah janjikan kepada orang yang bertaqwa?
Orang yang bertaqwa dijanjikan oleh Allah :
- Al-Furqaan (pembeda)
yaitu bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil sehingga dengan ketaqwaan yang dimiliki, seseorang akan dijauhkan dari kesalahan dan terjerumusnya diri ke dalam kemaksiatan. (Qs.8:29)
- Al-Ma’raj (jalan keluar)
Dalam hidup ini akan selalu ada masalah,entah yang kaya/miskin,yang bekerja/mengganggur,yang punya anak/tidak,yang menikah/bujang.. semua merasakan masalah-masalah yang berbeda. Orang yang sholatnya dhaif,bukan hanya sekedar menunaikan kewajiban maka tidak perduli ia senang ataupun susah ia akan tetap menegakkan sholatnya.
Allah menjanjikan bahwa bagi orang-orang yang bertaqwa akan diberikan jalan keluar bagi permasalahannya. Hal ini ditunjukkan dalam Qs.2:155 -157 bahwa: " Allah berikan cobaan dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta,dan bagi orang-orang yang bersabar,mereka itulah orang yang mendapat keberkatan,rahmat dan petunjuk dari Allah."
- Al-Barokah (berkah)
Berkah itu bukan berarti banyak,boleh jadi harta yang sedikit nilainya namun karena mendapatkan berkah dari Allah maka yang sedikit itu mendatangkan banyak kebaikan sehingga hidupnya menjadi barokah. Sementara harta yang banyak tetapi tidak barokah,bisa jadi akan menjadi bumerang bagi pemiliknya,mendatangkan banyak masalah,anak yang tidak berbakti pada orang tua, penyakit yang membutuhkan biaya banyak,hidup tidak tenang,dan masih banyak seabrek kesulitan yang menaunginya.
Barangsiapa yang bersyukur dengan yang sedikit maka Allah akan tambahkan nikmatNya,dan barangsiapa yang ingkar,maka azabNya saat pedih.
- Al-Yusro (kecukupan)
Allah akan memberikan kecukupan bagi orang-orang yang bertaqwa,artinya ketika seseorang membutuhkan sesuatu, Allah akan senantiasa memberikan apa yang dibutuhkannya,sehingga ia tidak akan kekurangan.
Contohnya: seorang dengan penghasilan yang pas-pasan untuk kebutuhan sandang dan pangannya harus membayar uang buku sekolah anaknya yang jumlahnya melebihi pendapatanya. Namun ketika ia adalah muslim yang bertaqwa Allah berikan rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangka sehingga ia mampu memenuhi kebutuhan anaknya.
Semua yang dijanjikan Allah di atas adalah buah ketaqwaan selama di dunia sementara buah ketaqwaan kelak adalah rahmatNya yaitu surgaNya. Dan janji Allah tidak akan pernah ingkar…Innaka laa tukhliful mii'aad
Karenanya mari berlomba-lomba dalam kebaikan,senantiasa memohon disematkan taqwa kedalam hati kita dan langkah kehidupan kita, sehingga insyaAllah selamat dunia dan akherat,
Amin ya robbal alamin..
Langganan:
Postingan (Atom)