Selasa, 25 Oktober 2011

MEMAAFKAN DAN MINTA MAAF


Ada pepatah yang mengatakan “ lebih baik mencari kawan daripada mencari  lawan ” pepatah ini benar-benar dipegang teguh oleh seorang pengampun yang pantas dijadikan contoh yaitu Bapak perdamaian dunia , Nelson Mandela  pemenang nobel perdamaian pada  th 1993. Mandela terpaksa harus mendekam di penjara untuk menentang diberlakukannya perbedaan warna kulit (apartheid) . Mandela tidak membalas hukuman yang diterimanya kepada rezim tersebut.Ketika ia diangkat menjadi Presiden Afrika Selatan yang ke 11, ia membentuk suatu Komite untuk mengusut tuntas kebrutalan yang dialakukan oleh rezim sebelumnya. Setiap polisi kulit putih yang mengaku bersalah, dan mengaku dihadapan keluarga korban lalu dimaafkan. Suatu saat ada seorang ibu, yang suami dan  anaknya menjadi korban pembunuhan polisi kulit putih, ketika ditanya apa yang ia ingin lakukan , lalu wanita  sdh tua itu berkata : 
 “ walaupun saya tidak memiliki kelaurga , saya masih mempunyai dan memiliki banyak kasih untuk diberikan “ wanita itu hanya meminta untuk mengunjunginya secara berkala sehingga ia dapat merasakan kunjungan itu merupakan kunjungan anaknya. Kemudian ia berkata “ saya ingin menunjukkan kepadanya bahwa pengampunan yang saya berikan adalah sebuah kesunggguhan “ Polisi itu mendengarkan dan ia merasa malu akan kebesaran hati wanita itu.
Sahabatku yang baik ?
Sikap memaafkan orang-orang yang pernah bersalah pada kita adalah sikap yang dimiliki oleh orang-2 yang berkarakter kuat, berpendirian teguh, rendah hati. Tindakan memaafkan adalah tindakan dari seseorang untuk melupakan kesalahan orang lain, baik diketahui orang yang kita anggap salah atau tidak diketahuinya. Dengan memafkan beban pikiran, tenaga dan waktu yang kita miliki tak akan sia-sia . Dendam maupun kebencian adalah hal yang dapat menghambat kemajuan buat diri kita. Tindakan memaafkan seringkali jauh lebih bermanfaat bagi si pemaaf dibandingkan bagi yang dimaafkan. Janganlah pasif menunggu dan berharap waktu akan menyembuhkan hati yang terluka, sebab andalah satu-satyunya yang berhak melupakan dan mengampuni siapa pun yang bersalah terhadap anda. Maafkanlah mereka yang pernah menyakiti anda, dengan melakukan hal ini , anda telah maju selangkah menyongsong hidup yang lebih berharga
Hal yang kedua adalah keberanian kita untuk meminta maaf, karena kita melakukan kesalahan, tindakan ini lebih sulit dari pada tindakan yang pertama dan tidak heran hanya orang-orang yang berkarakter kuatlah yang mampu mengakui kesalahan lalu meminta maaf.
Banggalah pada diri anda jika anda mampu memafkan orang yang bersalah terhadap anda, dan anda mampu meminta maaf kepada orang yang telah anda kecewakan ……..( indahnya berbagi )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar