Selasa, 04 Oktober 2011

MENSIKAPI KEKECEWAAN

Kekecewaan adalah perasaan yang terjadi karena dari keinginan sesorang akan sesuatu, tetapi tidak dapat mendapatkannya. Orang yang berharap hari ini akan turun hujan, …..  ee malah yang terjadi panas terik seharian. Seorang karyawan yang bekerja dengan sungguh, rajin, jujur,  ..ketika mengharapkan promosi dari atasannya, ee, …..malah temanya  yang dipromosikan , hanya karena pintar menjilat kepada atasan yang akhirnya teman itulah yang naik jabatan. ..pada dasarnya  setiap orang bisa kecewa baik kepada, orang tua- anak,  pimpinan- bawahan, suami- istri bahkan terkadang ada orang yang kecewa terhadapa Tuhannya.
“ Orang yang  sering mengalami kekecewaanitu sebenarnya , justru menjadi bermanfaat bagi kita Setidaknya kita memiliki pengetahuan dengan kekecewaan itu “…..sebuah akun  di face book dari seorang teman yang kecewa gara2 dia berharap anak sulungnya dapat menyelesaikan kuliahnya, namun yang terjadi justru sebaliknya malah drop out dan pulang kekampung justru membawa anak dan istri.
 Dalam sebuah buku yang pernah sy baca, kekecewaan itu bisa dibagi menjadi dua : pertama kecewa yang bersifat pasif ( bodoh ) dan yang kedua kecewa aktif atau  ( sehat ). Kekecewaan yang pertama ….orang yang  setelah mengalami kekecewaan lalu disikapi denga bodoh,  akibatnya  kehidupannya terampas,  bahkan hilang, kekecewaan itu dibawanya berlarut-larut, dalam kepahitan dan dendam, marah, stress dan depresi….bahkan akhirnya menyebar  fitnah dan kekerasan. Kekecewaan yang menyebabkan seseorang semakin terpuruk kehidupannya, dan tidak mau berusaha mengubahnya  inilah yang dinamakan kekecewaan pasif (bodoh).
Lalu yang kedua adalah  kekecewaan yang aktif ( sehat ), adalah kekecewaan yang pada dasarnya tidak saja membuat seseorang  mau menyeseali perbuatnnya akibat dari rasa kecewanya , akan tetapi juga mampu membuat dia berusaha bangkit  kembali. Rasa kecewa semacam ini, selain sehat,  juga berpotensi mengubah seseorang itu menjadi lebih positif menghadapi kehidupannya. Kekecewaan semacam inilah yang dapat mengubah sesorang menjadi  orang yang mempunyai kekuatan yang luar biasa
Untuk mengubah rasa kecewa yang tadinya pasif (bodoh) dan dapat merubah menjadi  aktif (cerdas).. berikut saran saya :
Pertama, ketika kita dilannda kecewa, carilah hiburan agar hati menjadi lebih rilex, missal mendengarkan music, mambaca Al- Qur’an, mengikuti pengajian , mendengarkan ceramah agam a. Jika hati sdh mulai terasi tenang, maka pikiran rasional akan kembali muncul dan hati dan pikiran kita akan menjadi lebih jernih. Lalu yang
Kedua  hindarilah pelarian biasanya orang yang kecewa cenderung, malkukan pelarian ke yang negative ( maksiat)
Ketiga Bicaralah kepada seseorang yang menurut anda dapat membantu solusu buat anda,  
Keempat , berdo’alah Kepada Alloh agar diberikan jalan  serta kekuatan  dan kemampaun untuk mempunyai semangat hidup … ( indahnya berbagi )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar