Ada seorang sahabatku ....yang bilang orang pintar itu belum tentu kaya , namun
kalau orang kaya itu pasti dia orang “pintar”..apa bener ??? katanya ???…apakah anda setuju dengan
pendapat diatas ?
jadfi begini ...Orang ..bisa disebut kaya ? …. karena ia sudah dapat
berhasil mendapatkan bayaran atau imbalan atas jasanya memenuhi kebutuhan orang
lain , apapun yang namanya kebutuhan itu
baik pada barang maupun jasa . Artinya , orang tersebut telah menggunakan akal
dan pikirannya dengan cara yang efektif dengan segala kemampuannya dan kompetensinya untuk mencari, menemukan serta
memenuhuhi ..kebutuhan-kebutuhan orang lain.???? ..berati orang ini bisa disebut “pintar” bukan ? ….tentu hal
tersebut sangat membutuhkan pemikiran yang dalam upayanya untuk memenuhi kebutuhan orang
lain,,hal inilah maka sudah sewajarnyalah ia mendapatkan imbalan atau bayaran
atas hasil jerih payahnya. Memang dibutuhkan
kemauan dan kemampuan yang keras untuk itu. Oleh karena tak akan mungkin orang
akan membayar kita kalo kita tidak secara efektif menggunakan akal dan pikiran kita.
Sebaliknya orang yang “pintar”dalam pengertian kognitif..apabila
ia tidak mempunyai sensitivitas yang tinggi untuk duduk diam dan menggunakan
intelektualnya, dalam memikirkan kebutuhan orang lain, maka ia tidak akan mendapatkan
apa2 dan tentu ini sebuah pilihan yang mempunyai efek hasil secara
financial Jadi jelas untuk itu tidak ada
satu orangpun yang merasa bahwa ia telah
dapat memenuhi kebutuhannya. Maka mereka tidak akan bersedia mengeluarkan biaya
untuk itu. Orang lain tidak akan peduli, seperti sejauh mana kita bisa peduli
kepada orang lain. Peduli adalah sebuat terminology
yang sesungguhnya seberapa perhatian
kita untuk memikirkan dan memenuhi kebutuhan orang lain dengan sumber daya yang
kita milki…wallahualam indahnya berbagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar