Selasa, 27 September 2011

ORANG KAYA PASTI PINTAR ATAUKAH ORANG PINTAR PASTI KAYA

Ada seorang sahabatku ....yang bilang orang pintar itu belum tentu kaya , namun kalau orang kaya  itu pasti dia orang “pintar”..apa bener ??? katanya ???…apakah anda setuju dengan pendapat diatas ?
jadfi begini ...Orang ..bisa disebut kaya ? …. karena ia sudah dapat berhasil mendapatkan bayaran atau imbalan atas jasanya memenuhi kebutuhan orang lain , apapun  yang namanya kebutuhan itu baik pada barang maupun jasa . Artinya , orang tersebut telah menggunakan akal dan pikirannya dengan cara yang efektif dengan segala kemampuannya  dan kompetensinya untuk mencari, menemukan serta memenuhuhi ..kebutuhan-kebutuhan orang lain.???? ..berati orang ini  bisa disebut “pintar” bukan ? ….tentu hal tersebut sangat membutuhkan pemikiran yang dalam  upayanya untuk memenuhi kebutuhan orang lain,,hal inilah maka sudah sewajarnyalah ia mendapatkan imbalan atau bayaran atas hasil jerih payahnya.  Memang dibutuhkan kemauan dan kemampuan yang keras untuk itu. Oleh karena tak akan mungkin orang akan membayar kita kalo kita tidak secara efektif  menggunakan akal dan pikiran kita.
Sebaliknya orang yang “pintar”dalam pengertian kognitif..apabila ia tidak mempunyai sensitivitas yang tinggi untuk duduk diam dan menggunakan intelektualnya, dalam memikirkan kebutuhan orang lain, maka ia tidak akan mendapatkan apa2 dan tentu ini sebuah pilihan yang mempunyai efek hasil secara financial  Jadi jelas untuk itu tidak ada satu orangpun  yang merasa bahwa ia telah dapat memenuhi kebutuhannya. Maka mereka tidak akan bersedia mengeluarkan biaya untuk itu. Orang lain tidak akan peduli, seperti sejauh mana kita bisa peduli kepada orang lain. Peduli adalah sebuat  terminology yang sesungguhnya  seberapa perhatian kita untuk memikirkan dan memenuhi kebutuhan orang lain dengan sumber daya yang kita milki…wallahualam indahnya berbagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar