Kamis, 13 Oktober 2011

TAKDIR

Sering kita jumpai, ketika seseuatu keinginan yang telah kita usahakan dan perjuangkan  tidak berjalan  seseuai dengan keinginan atau kemauan kita, kita akan langsung bereaksi negative, seperti marah, kecewa, jengkel, dongkol, prustasi, bahkan terkadang menyalahkan diri sendiri atau orang lain.  Setiap perasaan negative semacam ini muncul, kita selalu terdorong untuk menghentikan situasi yang tidak mengenakaan ini dengan cara-cara negative. Terkadang kita menjadi lupa akan takdirNya. Kita lupa bahwa manusia itu  diberikan kewenangan  untuk berupaya atau berusaha, sedangkan keputusan berhasil atau[un tidak ada yang berhak memutuskannya ….sebab hanya dialah yang maha kuasa dan maha mengetahui   
Apapun yang terjadi  atau yang menimpa setiap manusia dimuka bumi ini, sesungguhnya manusia  tidak mempunyai kendali atas kejadian yang menimpa nya. Manusia hanya bisa diberi kuasa sebatas mengendalikan  bagaiman ia  kita berbuat, berusaha, bertindak dan merasakan  atas dasar keinginan manusia itu sendiri Akan tetapi ketika  itu tidak berjalan dengan yang  diinginkan, maka janganlah kita seolah-olah menentang  atau lupa kepada kehendakNya. Allah maha mengetahui dan maha memutuskan  apa yang terjadi sesungguhnya demi kebaikan manusia itu  sendiri.
Sesungguhnya  ketika apa yang menjadi keinginan kita dapat dikabulkan, atau ditolak oleh Allah, memang  itulah pilihan yang terbaik buat kita. Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah tetap focus untuk tidak menolak bahkan menyangkal atas kehendakNya. Sebab semakin kuat kita  menolak atau menyangkal atas kehendaknya, maka akan  semakin banyak pulalah ujian yang akan Allah berikan kepada kita, sebagai bentuk teguran kepada kita . Agar kita dapat memperlajari dan memahami sesungguhnya apa yang terbaik  ataupun yang terburuk bagi kita. ( semoga bermanfaat )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar